Firasat Telinga Kiri Berdenging di Malam Hari: Mitos atau Pertanda?

Rini Diana Wati

Mendengar suara denging di telinga kiri saat malam hari seringkali dianggap sebagai sebuah pertanda atau firasat. Dalam kepercayaan Jawa, fenomena ini tidak hanya dianggap sebagai kebetulan, tetapi memiliki arti tertentu yang disesuaikan dengan waktu terjadinya.

Apa Kata Primbon Jawa?

Primbon Jawa, sebuah kitab yang berisi kumpulan kepercayaan dan tradisi Jawa, memberikan penjelasan tentang arti dari berbagai waktu ketika telinga berdenging:

  • Pukul 18.00 – 19.00: Jika telinga kiri berdenging antara pukul 6 hingga 7 malam, ini dianggap sebagai pertanda baik, menandakan akan datangnya kebahagiaan dan keselamatan.
  • Pukul 19.00 – 20.00: Denging di telinga kiri pada jam ini bisa berarti akan mendapatkan kasih sayang dari pasangan.
  • Pukul 20.00 – 21.00: Sebuah pertanda bahwa Anda akan kedatangan tamu penting.
  • Pukul 21.00 – 22.00: Ini menandakan kemudahan dalam mencari rezeki dan nafkah.
  • Pukul 22.00 – 23.00: Berdengingnya telinga kiri pada jam ini bisa menjadi pertanda keberuntungan dan kemakmuran.
  • Pukul 23.00 – 00.00: Namun, jika terjadi di akhir malam, ini bisa menjadi pertanda buruk, seperti adanya rintangan atau hambatan dalam hidup.

Tinjauan Medis

Dari sudut pandang medis, telinga berdenging atau tinnitus adalah kondisi ketika seseorang mendengar suara tanpa adanya stimulus eksternal. Ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti:

  • Kerusakan pada sel-sel rambut di dalam telinga.
  • Paparan suara keras.
  • Akumulasi earwax.
  • Infeksi telinga atau gangguan pada saluran pendengaran.

Tinnitus seringkali tidak berbahaya dan bisa jadi hanya gejala sementara. Namun, jika berlangsung terus-menerus, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kesimpulan

Meskipun banyak yang mempercayai firasat atau pertanda dari telinga berdenging sesuai dengan tradisi Jawa, penting untuk diingat bahwa fenomena ini juga bisa memiliki penjelasan medis. Jika Anda mengalami tinnitus yang mengganggu, tidak ada salahnya untuk memeriksakannya ke dokter. Namun, tidak ada salahnya juga untuk menikmati sedikit misteri dan tradisi yang diwariskan oleh leluhur kita.

BACA JUGA  Lawar Kambing Mang Raka: Kelezatan Tradisional Bali yang Tak Lekang oleh Waktu

: Sonora.ID
: Tribun Jogja
: Bisnis.com

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment

Ads - Before Footer