Struktur Organisasi Perusahaan Travel: Konsep, Fungsi, dan Contoh

Rini Diana Wati

Perusahaan travel adalah salah satu jenis usaha yang bergerak di bidang pariwisata, khususnya penyediaan layanan perjalanan, seperti tiket pesawat, hotel, paket wisata, transportasi, dan lain-lain. Perusahaan travel memiliki peran penting dalam menghubungkan pelanggan dengan berbagai pihak yang terlibat dalam industri pariwisata, seperti maskapai penerbangan, hotel, agen wisata, dan pemerintah.

Untuk menjalankan usahanya dengan efektif dan efisien, perusahaan travel membutuhkan struktur organisasi yang jelas dan teratur. Struktur organisasi adalah susunan atau tata cara kerja yang menunjukkan hubungan antara berbagai bagian atau unit dalam perusahaan, baik secara vertikal maupun horizontal. Struktur organisasi juga menentukan fungsi, tugas, wewenang, dan tanggung jawab dari setiap bagian atau unit tersebut.

Konsep Struktur Organisasi Perusahaan Travel

Secara umum, struktur organisasi perusahaan travel dapat dibedakan menjadi dua konsep, yaitu:

  • Struktur organisasi fungsional, yaitu struktur organisasi yang mengelompokkan bagian atau unit berdasarkan fungsi atau spesialisasi masing-masing, seperti pemasaran, penjualan, operasional, keuangan, dan lain-lain. Keuntungan dari struktur organisasi fungsional adalah memudahkan koordinasi dan komunikasi dalam satu fungsi, meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta memanfaatkan keahlian dan pengalaman dari setiap anggota. Namun, struktur organisasi fungsional juga memiliki kelemahan, seperti sulitnya integrasi dan kolaborasi antar fungsi, kurangnya fleksibilitas dan inovasi, serta berpotensi menimbulkan konflik atau persaingan antar fungsi.
  • Struktur organisasi divisi, yaitu struktur organisasi yang mengelompokkan bagian atau unit berdasarkan produk, pasar, atau wilayah yang ditangani, seperti divisi tiket pesawat, divisi hotel, divisi paket wisata, divisi domestik, divisi internasional, dan lain-lain. Keuntungan dari struktur organisasi divisi adalah memudahkan penyesuaian dan peningkatan kualitas produk atau layanan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pelanggan, meningkatkan fleksibilitas dan inovasi, serta memanfaatkan peluang dan mengatasi tantangan di setiap pasar atau wilayah. Namun, struktur organisasi divisi juga memiliki kelemahan, seperti meningkatnya biaya operasional dan overhead, kurangnya pemanfaatan sumber daya dan fasilitas bersama, serta berpotensi menimbulkan duplikasi atau tumpang tindih kerja antar divisi.
BACA JUGA  Petualangan Manis di Kebun Apel Malang: Panduan Lengkap untuk Pengunjung

Fungsi dan Tugas Struktur Organisasi Perusahaan Travel

Meskipun setiap perusahaan travel dapat memiliki struktur organisasi yang berbeda-beda sesuai dengan ukuran, visi, misi, dan tujuan perusahaan, namun secara garis besar, struktur organisasi perusahaan travel dapat dibagi menjadi beberapa bagian atau unit dengan fungsi dan tugas sebagai berikut:

  • Direksi, yaitu bagian atau unit yang berada di puncak struktur organisasi perusahaan travel, yang bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan dan memastikan tujuan perusahaan tercapai. Direksi juga bertanggung jawab untuk mengawasi bagian atau unit lainnya dan mengkoordinasikan kegiatan operasional perusahaan. Direksi biasanya terdiri dari direktur utama, direktur operasional, direktur keuangan, direktur pemasaran, dan direktur sumber daya manusia.
  • Pemasaran, yaitu bagian atau unit yang bertanggung jawab untuk mempromosikan produk atau layanan perusahaan travel dan menarik minat calon pelanggan. Pemasaran juga bertanggung jawab untuk melakukan riset pasar, analisis kompetitor, segmentasi pasar, penetapan harga, dan strategi distribusi. Pemasaran biasanya terdiri dari manajer pemasaran, staf pemasaran, dan staf media sosial.
  • Penjualan, yaitu bagian atau unit yang bertanggung jawab untuk menjual produk atau layanan perusahaan travel kepada pelanggan, baik secara langsung maupun melalui agen atau mitra. Penjualan juga bertanggung jawab untuk melakukan negosiasi, penawaran, kontrak, dan pembayaran. Penjualan biasanya terdiri dari manajer penjualan, staf penjualan, dan staf reservasi.
  • Operasional, yaitu bagian atau unit yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan produk atau layanan perusahaan travel, seperti tiket pesawat, hotel, paket wisata, transportasi, dan lain-lain. Operasional juga bertanggung jawab untuk melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti maskapai penerbangan, hotel, agen wisata, dan pemerintah. Operasional biasanya terdiri dari manajer operasional, staf operasional, dan staf guide atau tour leader.
  • Keuangan, yaitu bagian atau unit yang bertanggung jawab untuk mengelola keuangan perusahaan travel, seperti pembukuan, laporan keuangan, anggaran, audit, pajak, dan lain-lain. Keuangan juga bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan dan pengendalian keuangan perusahaan. Keuangan biasanya terdiri dari manajer keuangan, staf keuangan, dan staf akuntansi.
  • Sumber daya manusia, yaitu bagian atau unit yang bertanggung jawab untuk mengelola sumber daya manusia perusahaan travel, seperti rekrutmen, seleksi, pelatihan, pengembangan, penilaian, kompensasi, dan kesejahteraan. Sumber daya manusia juga bertanggung jawab untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif dan harmonis. Sumber daya manusia biasanya terdiri dari manajer sumber daya manusia, staf sumber daya manusia, dan staf administrasi.
  • Teknologi informasi, yaitu bagian atau unit yang bertanggung jawab untuk mengelola teknologi informasi perusahaan travel, seperti sistem informasi, aplikasi, website, database, jaringan, dan perangkat keras. Teknologi informasi juga bertanggung jawab untuk melakukan pemeliharaan, perbaikan, dan pengamanan teknologi informasi perusahaan. Teknologi informasi biasanya terdiri dari manajer teknologi informasi, staf teknologi informasi, dan staf teknisi.
  • Layanan pelanggan, yaitu bagian atau unit yang bertanggung jawab untuk memberikan layanan pelanggan perusahaan travel, seperti informasi, konsultasi, komplain, saran, dan testimoni. Layanan pelanggan juga bertanggung jawab untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Layanan pelanggan biasanya terdiri dari manajer layanan pelanggan, staf layanan pelanggan, dan staf call center.
BACA JUGA  Rumah Adat NTT: Warisan Budaya yang Unik dan Beragam

Contoh Struktur Organisasi Perusahaan Travel

Berikut adalah contoh struktur organisasi perusahaan travel dengan menggunakan konsep struktur organisasi fungsional, yang diadaptasi dari beberapa sumber :

Direksi +– Pemasaran
+– Manajer Pemasaran
+– Staf Pemasaran
+– Staf Media Sosial
+– Penjualan +– Manajer Penjualan +– Staf Penjualan +– Staf Reservasi
+– Operasional +– Manajer Operasional +– Staf Operasional +– Staf Guide/Tour Leader
+– Keuangan +– Manajer Keuangan +– Staf Keuangan +– Staf Akuntansi

+– Sumber Daya Manusia
| |
| +– Manajer Sumber Daya Manusia
| +

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment

Ads - Before Footer